Lewati ke konten utama
WhatsApp Business

Menyambungkan WhatsApp Business ke Meta Cloud API tanpa perantara

Beda aplikasi WhatsApp Business, Cloud API, dan penyedia perantara; dua jalur menyambungkan nomor; dan hal yang membuat nomor Anda tetap milik Anda.

Sebelum sebuah AI bisa membalas chat pelanggan, nomornya harus bisa dijangkau program. Di situ orang pertama kali tersesat, karena tiga hal yang berbeda sama-sama disebut "WhatsApp Business", dan hanya satu di antaranya yang bisa diotomasi.

Tiga hal berbeda dengan nama yang mirip

  • Aplikasi WhatsApp Business di ponsel. Gratis, punya katalog dan balasan cepat, tapi tidak menyediakan jalan resmi bagi program lain untuk membaca dan mengirim pesan. Alat yang menjanjikannya biasanya bekerja dengan menumpang sesi aplikasi, dan nomor yang dipakai begitu memang bisa diblokir.
  • WhatsApp Business Platform (Cloud API), API resmi milik Meta. Pesan masuk dikirim Meta ke webhook Anda, balasan dikirim lewat Graph API. Ini yang dipakai Foid Ai.
  • Penyedia perantara yang menjual akses ke Cloud API itu beserta dashboard mereka sendiri. Penyiapannya lebih cepat, dan nomor serta percakapan Anda berada di akun mereka, bukan di akun Anda.

Kenapa kami menyambung langsung

  • Nomornya tetap di Business Portfolio Anda. Kalau suatu hari Anda pindah dari kami, yang dicabut adalah izin kirim, bukan nomor dan bukan riwayat akun WhatsApp Business Anda.
  • Tidak ada lapisan harga di tengah. Biaya percakapan ditagih Meta ke akun Anda sendiri, dengan daftar harga Meta.
  • Yang menolak, menolak dengan alasan aslinya. Kalau Graph API menolak sebuah pengiriman, pesan kesalahan Meta itulah yang muncul di dashboard. Tanpa itu, "gagal kirim" adalah kalimat yang tidak bisa ditindaklanjuti siapa pun.

Yang ditukar: penyiapannya beberapa langkah lebih panjang, karena Anda memang berurusan langsung dengan Meta. Bagian berikut ini yang biasanya membuatnya terasa lama.

Yang perlu disiapkan lebih dulu

  1. Nomor yang belum terpakai di aplikasi WhatsApp. Satu nomor tidak bisa berada di Cloud API dan di aplikasi WhatsApp biasa atau WhatsApp Business sekaligus. Kalau nomor itu sedang dipakai, hapus dulu akunnya dari aplikasi, atau siapkan nomor lain.
  2. Akses ke Business Portfolio Meta. Yang menyambungkan harus punya izin di portfolio itu. Ini yang paling sering menghentikan proses di tengah, karena akunnya dipegang orang lain.
  3. Nama tampilan yang sesuai nama usaha. Nama tampilan diperiksa Meta. Nama yang tidak berhubungan dengan usaha yang terdaftar akan ditolak, dan penolakannya datang setelah beberapa waktu.

Dua jalur menyambungkan, keduanya berakhir di tempat yang sama

  • Embedded Signup. Satu tombol di dashboard membuka dialog milik Meta; Anda memilih Business Portfolio dan nomornya di sana. Yang kembali ke kami adalah izin mengirim atas nama nomor itu, bukan password akun Anda.
  • Manual. Untuk nomor yang sudah lebih dulu ada di Cloud API: tempel Phone Number ID dan access token dari Meta App Dashboard. Dipakai juga saat Embedded Signup belum tersedia untuk negara akun tersebut.

Langkah per langkahnya ada di dokumentasi bagian WhatsApp Business.

Apa yang terjadi setelah tersambung

Pesan pelanggan masuk lewat webhook, tersimpan sebagai percakapan, lalu dibalas AI kalau balasan otomatis menyala. Kalau AI dilewati karena alasan apa pun, pesannya tetap tersimpan dan percakapannya ditandai butuh manusia, jadi tidak ada chat yang hilang karena otomasinya berhenti.

Access token disimpan terenkripsi AES-256-GCM dan tidak pernah dikirim kembali ke browser, termasuk ke pemiliknya sendiri. Dashboard menampilkan status channel, bukan tokennya. Rinciannya di halaman keamanan.

Empat hal yang paling sering membuatnya gagal

  1. Nomornya masih aktif di aplikasi WhatsApp. Gejalanya: pendaftaran nomor ditolak tanpa alasan yang jelas.
  2. Token verifikasi webhook di dashboard Meta berbeda dengan yang diisi di server. Gejalanya: Meta menolak menyimpan URL webhook.
  3. Webhook tidak bisa dijangkau lewat HTTPS publik. Meta tidak mengirim ke alamat yang hanya hidup di jaringan lokal.
  4. Access token kedaluwarsa. Channel-nya berubah menjadi bermasalah di halaman Channels beserta pesan asli dari Meta, bukan tetap tampak aktif.

Ada bagian yang keliru atau kurang jelas di tulisan ini? Kirimkan ke kontak@foidai.app. Yang membacanya adalah orang yang mengerjakan produknya.

Bagikan tulisan ini

Lihat gambar Story

Di komputer, gambarnya diunduh dan tautannya disalin, lalu Story-nya dibuat dari aplikasi Instagram di ponsel: Instagram tidak menyediakan cara bagi situs untuk mengisinya langsung. Dari ponsel, tombol ini membuka lembar bagikan dan gambarnya bisa dikirim ke Story dalam satu langkah. Di dalam gambarnya ada QR ke tulisan ini, jadi ia tetap punya jalan ke halamannya meski dikirim sebagai kiriman biasa, yang tidak bisa memuat tautan sama sekali.

Tulisan lain